Cerpen Romo Kyai H.Ahmad Hasan Oleh : Afrizal Yusqy Izza Prasetya

 

SMA ISLAM AN-NUURU TIRTOYUDO

AFRIZAL YUSQY IZZA PRASETYA

XI MIA



CERPEN ROMO KYAI H AHMAD HASAN

Romo Kyai H.Ahmad Hasan

Pendiri pondok pesantren Nurul Muhaasabah Wal Mahabbah Bitaharil Imam

           Nama lengkapnya adalah Romo Kyai H Ahmad hasan,atau lebih dikenal sebagai Yai Hasan. Beliau lahir di Tirtoyudo Malang, 01 September 1970 Putra dari H Syarifuddin Abbas.

                Pendidikan pertama beliau di Madrasah Ibtidaiyah dan MTs Sunan Giri (MI/MTs Fathul Ulum sekarang)

                Pada tahun 1995 tadabbur dan memperdalam ilmu kepada abuya dimyathi (Guru beliau).di cihadu pagelang banten, seorang ulama’ karismatikyang dikenal mursyid dan pengamal thoriqoh syadziliyah. Tarikat syadziliyah didirikan oleh syekh abu hasan asy syadzili.

                Dalam perjalanan kisah romo kyai menimpa ilmu .pada abuya dimyathi ada 1 kisah suatu hari romo kyai sowan kepada abuya dan kemudian mator (menghaturkan niat) pada abuya “yai, kulo dungoaken supados kulo dadi tiang arif billah”ujar beliau. Kemudian abuya pun tertawa mendengar apa yang telah dihaturkan oleh romo kyai dengan berkata “aduh…..aduh…..” kata abuya sambil tertawa,namun tak lama seketika abuya pun memandang romo kyai pandangan terkejut seolah-olah ada hal lain dari romo kyai. Seketika itu pula abuya berkata “iya…iya… iso tak dungakno dadi wong arif billah”kata abuya.

                Pada tahun 1993  romo kyai menikah dengan Bunyai Innayatul Maftuha yang tak lain adalah putri dari guru beliau (Kyai Muslim)Pengasuh pondok pesantren Ittihadur Muslimin. Ada 1 kisah yang sangat aneh dan nggak masuk akal juga sangat lucu.

                Suatu saat romo kyai bergurau dengan ayahnya yang bernama syarifuddin abbas, ketika itu romo yai berkata pada ayahnya “bii, kulo pengen nikah kaleh ”kata romo kyai, kemudian ayahnya pun langsung berkata “te rabi mbek spo?”Tanya ayahnya, kemudian romo kyai pun menjawab “kaleh putrine kyai kulo bii” jawab romo kyai, tak lama kemudian ayahnya pun langsung bersiap-siap dengan tampilan yang agak kejawa-jawaan ingin melamarkan anaknya itu padahal anaknya itu hanya sebatas bercanda dengan berkata” yowes ayo budal saiki”, nah akhirnya romo kyai pun terkejut “lololo nggak bii aku mek guyon mau”, tetapi ayahnya pun tetap pada pendiriannya dan akhirnya bersama mak gini (ibu romo kyai) mereka pergi dengan menaiki becak.

                Saat di perjalanan romo kyai bingung apa yang akan terjadi setelah ini dan ayahnya pun tetap santai dengan mak gini. Tak lama kemudian sampailah di pondok ittihadur muslimin dan mereka pun pergi ke ndalem dan akhirnya bertemu dengan kyai muslim. “yai, kulo bade nglamaraken anak e panjenengan” ujar ayahnya romo kyai kepada kyai muslim. Kemudian kyai muslim pun masuk ke kamarnya lagi untuk melakukan istikhoroh, dan sekian lama beliau istikhoroh, akhirnya  kyai muslim pun keluar lagi dengan menanyakan kepada anaknya

(bunyai innayatul maftuha) “ndok… sampean wes siap a?” tanyanya, kemudian bunyai pun menjawab “ nggeh yah kulo siap”, akhirnya mereka berdua pergi ke ruang tamu dan bertemu  dengan romo kyai dan sekeluarga.

Disitu H. abas pun berbincang-bincang dengan kyai muslim cukupm lama, dan akhirnya kyai muslim pun berkata “apakah samean wes siap nanggung semua tanggungan anakku iki hasan?”, kemudian romo kyai menjawab “enggeh yai kulo siap nanggung beban semua anak panjenengan yai” dan akhirnya kyai muslim pun menerima penawaran abah abbas tentang pelamaran tersebut.

                Dan sungghu aneh sekali padahal sebelum itu sudah ratusan asntri bersama walinya pergi ke pondok tersebut untuk melamar anak kyai muslim tersebut,secara orang lain membawa mobil-mobil yang bias dibilang mahal-mahal, tetapi ,mebgapa kyai muslim malah menerima penawaran  bah abbas yang hanya menaiki becak dan berpenampilan biasa,sungguh allah maha kuasa atas segala sesuatu.

Pada tahun 2008 bersama bunyai innayatul maftuha (istri romo kyai), romo kyai pergi ke tanah suci makkah untuk menunaikan ibadah haji,ketika di makkah,beliau berziaroh kepada sayyid Muhammad Bin Alawi Al-Maliki Al-Hasani / dikenal dengan sayyid maliki. Disana romo kyai sowan bersama ulama’ dan peserta haji di seluruh penjuru dunia, dan ketika ziaroh itu beliau oleh sayyid maliki yang merupakan keturunan mulia yang bersambung secara langsung dengan nabi dihadiahi kitab Fathul bari (Syara kitab shohih bukhori karya imam Ibn Hajar Al-Asqoni) 1998.

Penulis : Afrizal Yusqy Izza Prasetya

PROFIL PENULIS

Afrizal Yusqy Izza Prasetya lahir di Lumajang,09 Desember 2006, saya anak pertama dan saya tidak punya saudara kandung, saya alumni MTs An-Nuuru dan sekarang meneruskan di SMA Islam An-Nuuru Kelas XI MIA Tirtoyudo

Ini adalah karya pertama saya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keterampilan Membaca Kelas XI, Oleh : Tareza Amalia

Keterampilan Membaca Kelas XI, Oleh : Firyal

Keterampilan Membaca Kelas XI, Oleh : Miftahul Farhad Abbas