Cerpen Kisah Hidup Diva Oleh : David
Kisah Hidup Diva
Pada suatu hari, di desa kecil hiduplah seorang anak yang bernama
Diva.Anak ini sangat terkenal pendiam di sekolahnya, dan banyak yang menganggap
bahwa Diva ini bodoh, padahal Diva ini tidak bodoh.Pada saat SD, Diva mendapat
rangking 1-5 secara berturut-turut mulai dari kelas 1-6.Setelah lulus dari SD,
Diva langsung melanjutkan sekolah SMP yang berada di desa kecilnya.Saat sekolah
SMP, prestasi Diva langsung menurun drastis karena bergaul dengan anak muda
yang tidak mengerti batas (pergaulan bebas) .Sejak saat itu Diva jarang belajar
dan malas sekolah.Diva sangat tidak mempunyai niat untuk melanjutkan sekolah
SMA, tetapi orang tuanya Diva memaksanya untuk melanjutkan sekolahnya untuk ke
jenjang berikutnya (SMA).
Secara terpaksa Diva menuruti keinginan orang tuanya dan demi masa depan
Diva nya sendiri.Saat pertama kali masuk sekolah SMA, niat Diva kembali lagi
seperti dulu untuk belajar dengan giat dan bersungguh-sungguh demi masa depan
dan orang tuanya.Diva sangat senang sekali dan bersyukur karena bertemu dengan
orang yang dapat mengubah isi hatinya.Setiap hari Diva berangkat sekolah dengan
gembira tanpa ada rasa terpaksa.Setelah beberapa hari sekolah, Diva di buly
teman sekelasnya karena sosok Diva yang pendiam yang sering dikira bahwa Diva
ini cupu.Karena tidak kuat di buly terus-terusan, Diva ingin berhenti
sekolah.Orang tua Diva sangat tidak menyetujui dan Diva membantah omongan orang
tuanya sendiri.Orang tua Diva pun pasrah dan memberikan 2 pilihan kepada
Diva.”Nak, kamu mau pindah sekolah atau mau berhenti sekolah, orang tuamu ini
sudah capek dengan perilakumu yang seenaknya saja”.Diva pun menjawab dengan
rasa kesal “Berhenti sekolah”.Orang tua Diva langsung marah mendengar jawaban
Diva seperti itu.”Kamu ini sudah di besarkan supaya menjadi anak yang dapat
membanggakan orang tua malah bisanya
menyusahkan orang tua saja, pokonya kamu harus sekolah entah pindah sekolah
atau tetap di sekolah itu”.Diva pun mengalah daripada harus bertengkar dengan
orang tuanya sendiri.
Akhirnya Diva pun pindah sekolah, Diva pun bersekolah dengan rasa kesal dan terpaksa lagi padahal
ini demi masa depannya Diva sendiri.Baru saja masuk sekolah barunya, Diva di
buly lagi oleh teman barunya.Diva pun menerima semua bulyan itu dengan rasa
kesal dan dendam.Hari demi hari Diva tidak kuat dengan bulyan teman barunya
akhirnya pun Diva memilih tindak kekerasan untuk menggakhiri pembulyan ini.Diva
pun berbicara “ayo kita selesaikan saja di sini”, teman yang membuly Diva pun
terdiam dan meminta maaf kepada Diva.Diva dengan rasa terpaksa lagi memaafkan
temannya tersebut.Hari demi hari akhirnya Diva bisa berteman baik dengan teman
yang membuly nya, Diva pun bahagia karena semua hal yang telah di lewatinya
untuk menguatkan mentalnya supaya tidak gampang baper.Diva akhirnya pun kembali
seperti dulu lagi, berangkat sekolah dengan rasa gembira dan tidak
terpaksa.Setelah lulus sekolah SMA Diva memilih untuk bekerja supaya tidak lagi
menyusahkan orang tuanya.Setelah lulus SMA, Diva kesana kesini mondar mandir
untuk mencari pekerjaan.Diva sangat
lelah karena mondar mandir belum dapat pekerjaan.Diva hampir menyerah karena
tidak ada pekerjaan yang cocok untuk Diva,Besoknya saat Diva baru selesai
mandi, ada tetangga Diva yang sangat kaya dan tidak sombong, mampir kerumah Diva untuk mengajak Diva bekerja di perusahaannya.Diva
langsung kaget dan bersyukur kepada ALLAH S.W.T
karena doanya di kabulkan oleh
ALLAH S.W.T.Esok harinya, Diva sangat bersemangat untuk bekerja.Meskipun bekerja
jadi OB, Diva sangat bersyukur.Tak lama kemudian Diva di panggil bos besar
untuk memberitahukan bahwa Diva sangat tidak cocok bekerja untuk jadi OB.Diva
pun hanya tersenyum sambil bilang”saya salah apa bos?”.Dan pak bos itu
berbicara”kamu itu sangat-sangat tidak pantes jadi OB, karena kamu itu cocoknya
jadi manager perusahaan.Diva pun tersenyum bahagia karena tidak jadi di pecat,
senengnya lagi Diva langsung diangkat jadi manager perusahan.Tetapi Diva heran
dan bertanya kepada pak bos nya”kenapa kok saya langsung diangkat jadi manager
perusahaan bapaak?”.Pak bos pun menjawab”ya karena kamu orangnya jujur,
disiplin, dapat di percaya.”Lagi pula kamu kan tetanggaku”. Meskipun kamu
tetanggaku kalau lagi bekerja jangan seenaknya ya Div.Diva pun menjawab,”siap
pakbos , pakbos tenang aja”.Pak bos pun menjawab”Yaudah Div kamu pulang dulu,
karena besok kamu bekerja dari pagi sampai sore”.
Cerita ini hanya fiktif belaka!!!
Pengarang
Sekolah : SMA
ISLAM AN-NUURU TIRTOYUDO

Komentar
Posting Komentar