Kumpulan PR Siswa Kelas X Teks Negosiasi

 



TEKS NEGOSIASI

Ekstra disekolah

 

Saya                                       :” Assalamualaikum pak”

Kepala sekolah                        : waalaikumsalam ada perlu apa ya ?

Saya                            : begini pak saya perwakilan dari siswa ingin mengajukan permohonan.

Kepala sekolah                        :” tentang apa pengajuannya” ?

Saya                            : tentang kegiatan ekstra yang dibatasi hingga jam, 16.00 pak

Kepala sekolah                        :” memangnya kenapa ya “

Saya                            : bukannya seluruh siswa pulang pukul 15.00 wib ?

Kepala sekolah                        : iya memang siswa pulangnya jam 15.00 wib

Saya                            : jika waktu siswa dibatasi sampai jam 16.00 maka siswa tidaK bisa maksimal pak

Kepala sekolah                        : iya terus gimana saran kamu tentang masalah ini ?

Saya                            : kita ingin kegiatan siswa selesai sampai jam 17.00 agar bisa maksimal ekstranya pak

Kepala sekolah            : apakah itu tidak terlalu lama untuk anak-anak , soalnya saya     takut anak anak pulangnya kemalaman

Saya                            : anak anak sudah sepakat kalo pulangnya malam tidak apa apa nanti    pulangnya      yang cewe bersama sama ditemenin cowo dari belakang pak

Kepala sekolah                        : ya kalo kemauan anak-anak begitu saya silahkan tidak apa apa

Saya                                       :”terimakasih pak “

 

 

Oleh : Adityo


 

TEKS NEGOSIASI

MEMBELI SEPATU DIPASAR

Pembeli           ;”permisi Mbak, saya mau memmbeli sepatu Adadas dengan ukuran

                            41."

Penjaul                ;”Oh ,iya mas sebentar saya carikan sepatunya.”

Pembeli               ;”Ada mbak sepatunya?”

Penjual                ;”Maaf mas sepatu adidas yang ukuran 41 habis ,adanya ukuran 40.”

Pembeli               ;”trus yang ukuran 41 adanya seepatu apa mbak?”

Penjual                ;”yang ukuran 41 adanya sepatu NIKE JORDAN AIR trus sama

                             VANS OROGINAL.”

Pembeli               ;”Itu tadi berapa harganya mbak?”

Penjual                ;”Kalau untuk NIKE JORDAN AIR harganya US1000 trus kalau

                             Untuk VANS ORIGINAL harganya US950.”

Pembeli               ;”maaf mbak boleh nego tipis ?”

Penjual                ;”Boleh mas, emangnya mas ini mau pilih sepatu yang ana dan mau    nego berapa.”

Pembeli               ;”Saya mau beli dua-duanya dan semua mau saya nego sebanyak US25."

Penjual                ;”Ooo, kalau gitu saya terima permintaan masnya.”

Pembeli               ;”yaudah baguslah kalau mbaknya menerima,

                            Yaudah mbak mana sepatunya dan ini uangnya.”

Penjual                ;”Oh iya mas, ini sepatunya.

                            Terimakasih atas kedatangan masnya.”

Pembeli               ;”iya mbak terimakasih juga atas pelayanannya

                            Yaudah mbak permisi dulu ya..”

 

Oleh : Khoirul Anam


 

Contoh teks negoisasi jual beli

 

Pembeli: "Selamat siang, Pak."

Penjual: "Selamat siang, Bu. Ada yang bisa saya bantu?"

Pembeli: "Saya ingin beli mobil bekas klasik, apakah ada, Pak?"

Penjual: "Ada, Bu, mari ikut saya."

Pembeli: "Mobil klasik ini, berapa harganya, Pak?"

Penjual: "Kalau mobil yang itu harganya 95 juta, Bu."

Pembeli: "Harganya bisa kurang lagi nggak, Pak?"

Penjual: "Boleh, mau nawar berapa, Bu?"

Pembeli: "85 juta bisa pak? Gimana?"

Penjual: “Waduh, kalau harga segitu rasanya tidak bisa, Bu."

Pembeli: "Kalau 90 juta, Pak?"

Penjual: "Naikkin dikit bu, 93 juta pasnya."

Pembeli: "Oke, Pak, saya setuju. Uangnya nanti saya transfer."

Penjual: "Baik, Bu, terima kasih."

 

Oleh : Amel


 

Contoh Teks Negosiasi

 

Calon penumpang: "Bang, ke Pasar Sentral berapa?"


Tukang becak: "10 ribu, Mbak."


Calon penumpang: "Yah, kok mahal banget Bang, 5 ribu aja."


Tukang becak: "Aduh, kemurahan Mbak. Pasar Sentral kan jauh."


Calon penumpang: "Iya deh, saya tambah jadi 7 ribu, gimana?"


Tukang becak: "Naikin dikit Mbak, jadi 8 ribu."


Calon penumpang: "Baiklah Bang, saya setuju. Antar ke Pasar Sentral ya, Bang."


Tukang Becak: "Baik, silakan naik, Mbak."

 


Oleh : Rani


 

Santri Beli Baju

Pada saat ziarah wali para santri melihat ada banyak pedagang di pinggir-pinggir jalan. Saat itu ada baju yang dipajang didepan toko tersebut, terlihat sangat bagus dan menarik. Lantas salah seorang santri bertanya kepada pedagangnya.

Santri                    : ‘’pak, itu baju yang di pajang harganya berapa?’’.

Pedagang            :’’ harganya 95.000 ribu mbak !’’.

Santri                    :‘’loh kok 95.000 ribu pak, kemahalan itu!’’.

Pedagang            :’’itu udah harga pas mbak ‘’.

Santri                    :’’oalah pak, lebih 5000 kok harga pas, 90.000 ribu aja pak, itu baru pas’’.

Pedagang            : ‘’mbaknya bisa aja , ituloh mbak yang 5000 bisa buat beli kopi ‘’.

Santri                    : ‘’loh itu juga bisa buat beli cilok pak , bisa dimakan sama teman-teman,

kita santri loh pak , bapak gak kasian. Mempersulit sesama umat islam gaboleh loh pak’’.

Pedagang            :’’kan saya tidak menyulitkan embak!’’.

Santri                    :’’Tapi saya merasa kesulitan pak kalo 95.000 ribu’’.

Pedagang            :’’ yasudah 90.000 ribu buat embak gabisa ditawar lagi’’.

Santri                    :’’ hehe, makasih pak!!!’’

 

 

Oleh:

Nina mufidahtul m.q


 

TEKS NEGOISASI

“Negoisasi rencana study tour”

Bu yuni                   : “Adi, bagaimana rencana study tour ke Yogyakarta, apakah anggota kelas setuju semua?”

Adi                          : “saya sudah berbicara dengan mereka Bu, hanya ada usulan study tour ke bali bu.”

Bu yuni                   : “kenapa bisa begitu?”

Adi                          : “karena sekolah kita sudah sering ke Yogyakarta bu, kalau ke bali kan belum sama sekali bu.”

Bu yuni                   : “tapi ibu sudah bicarakan ini ke bapak kepala sekolah dan beliau sudah setuju.”

Adi                          : “iya bu, tetapi jika  ke rencana semula banyak teman-teman yang tidak ikut.”

Bu yuni                   : “bagaimana ya, padahal ibu sudah mempersiapkan semua.”

Adi                          : “begini saja bu, biar saya dan teman-teman yang menghadap ke  kepala sekolah dan  membicarakan tentang study tour diganti ke bali.”

Bu yuni                   : “baiklah kalau begitu, secepatnya kamu bicarakan dengan beliau, lali nanti kabari ibu hasilnya.”

Adi                          : “baik bu.”

 

Oleh : Rassya

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

                          

 

Teks Negosiasi Penjual Dan Pembeli di Toko

 

Pada Minggu sore seorang anak remaja yang bernama Rais berkunjung ke toko hendak membeli tas sekolah karena tas yang ia pakai selama ini telah rusak. Ia mendatangi satu di antara toko penjual tas di kawasan pertokoan.

Sesampainya di toko tersebut, Rais bertanya-tanya kepada si penjual tentang kisaran harga dan kualitas tas yang dijual di toko tersebut.

"Pak, saya sedang mencari tas sekolah yang harganya terjangkau. Kira-kira yang mana yah pak?"

"Oh iya Dek, harga tas di sini bermacam-macam, mulai harga Rp100.000 sampai Rp300.000."

"Oh begitu yah. Apa boleh melihat model dan warna tasnya Pak?"

"Boleh Dek, di sebelah sini. Ikut Bapak saja."

Rais pun mengikut si penjual berkeliling melihat-lihat tas. Di satu di antara rak, Rais melihat tas yang membuatnya tertarik, ia suka model dan warnanya. Ia menghampiri rak tersebut dan menanyakan harga tasnya ke penjual.

"Kalau boleh tahu harga tas yang ini berapa ya Pak?"

"Kalau yang ini harganya Rp190.000, Dek."

Rais merasa harga tersebut mahal, tetapi ia terlanjur suka dengan tasnya. Ia pun mencoba menawar.

"Kok, mahal banget ya Pak, apa tidak bisa ditawar?"

"Iya Dek, karena tas ini keluaran terbaru, kualitasnya juga bagus. Memangnya mau ditawar berapa Dek?"

"Rp150.000 aja pak tasnya"

"Aduh Dek, kalau harga segitu belum bisa."

"Saya tambah deh Pak Rp15.000, jadi Rp165.000 bagaimana Pak?"

"Maaf dek belum boleh turunnya terlalu banyak. Begini saja, Bapak turunkan menjadi Rp175.000 bagaimana? Itu sudah harga yang paling murah."

"Turunin dikit dong Pak, Rp170.000 aja."

"Iya deh kalau begitu, boleh diambil dengan harga segitu"

Setelah sepakat dengan harga tasnya, mereka berdua beranjak menuju tempat kasir untuk membayar harga tas. Akhirnya, Rais mendapatkan tas sekolah yang ia inginkan.

 

Oleh: NIF`ATUN NI`AM

 


 

TEKS NEGOSIASI

“MEMBELI BAJU DI TOKO AHMAD”

Fulan               : “Hai mad”

Ahmad                        : “Hai lan, mau pesan apa”

Fulan               : “Apa kamu menjual baju hitam polos?”

Ahmad                        : “Maaf lan, stok baju hitam polosnya sudah habis tinggal ini ada baju model

                           kotak-kotak,apa kamu mau mumpung masih ada diskon nih?”

Fulan               : “Emang bagus mad soalnya aku nggk pernah beli yang kayak gituan?”

Ahmad                        : “Ya baguslah desainnya bagus lagi!”

Fulan               : “Ya udah aku beli yang baju model kotak-kotak itu aja,berapa harganya?”

Ahmad                        : “155.000.00”

Fulan               : “Mahal amat mad, katanya diskon?”

Ahmad                        : “Itu sudah diskon lan harga aslinya itu Rp.460.000.00 diskon 30% jadinya

                            segitu lan”

Fulan               : “Oh,begitu mad, yaudah aku beli saja bajunya itu lagian aku sudah tidak punya

                            baju lagi”

Ahmad                        : “Iya lan mau yang ukuran berapa?”

Fulan               : “Ukuran XL mad”

Ahmad                        : “Oh,ya ini lan”

Fulan               : “Iya mad ini uangnya (Rp.200.000.00)”

Ahmad                        : “Waduh lan,kembaliannya nggk ada ini?,gimana ini caranya?”

Fulan               : “Ya,udah, kembaliannya kamu ambil aja deh”

Ahmad                        : “serius ini lan banyak loh ini kembaliannya”

Fulan               : “Iya mad kamu ambil aja nggak papa”

Ahmad                        : “Makasih banyak loh lan, nggak enak sendiri aku kalo kayak gini”

Fulan               : “Iya, sama-sama lagian kita sudah biasa kayak gini saling berbagi kepada

                            kepada sesama

Ahmad                        : “Iya lan”

Fulan               : “Ya,udah mad, aku duluan ya...”

Ahmad                        : “Iya lan hati-hati dijalan”

Fulan               : “Iya”

 

          Demikian yang dapat saya kerjakan dari teks negosiasi apa ada kesalahan kata atau kekurangan saya mohon maaf yang sebesar-besarmya

 

Oleh: “Afrizal Yusqy Izza Prasetya”


 

TEKS NEGOSIASI

 

Pihak Bank                 :”Selamat Pagi Pak Silahkan Duduk !”

Pengusaha Mebel      :”Selamat Pagi, Ya Terimakasih.”(Pengusaha Duduk)

Pengusaha Mebel      :”Begini Pak, Saya Mempunyai Usaha Mebel Saya Ingin Mengajukan              Proposal Peminjaman Uang.”

Pihak Bank                 :”Bisa Saya Lihat Proposalnya. ”

Pengusaha Mebel      :”Silahkan,Pak.”(Pengusaha Mengasihkan Proposalnya)

Pengusaha                 :”Usaha Ini Sudah Turun Temurun Dari Kakek Saya Berencana Memperluas Penjualan Hingga Ke Luar Negeri Karena Sudah Ada Permintaan Dari Pihak Luar Negeri.”

Pihak Bank                 :”Begini Pak Untuk Proposal Ini Tidak Ada Masalah Cuma Untuk Dana Sebesar Rp 300.000.000 Kami Dari Pihak Bank Hanya Sanggup Memenuhi Rp 100.000.000 Dengan Bunga 5% ”

Pengusaha Mebel      :”Tudak Bisa Tambah, Pak?.”

Pengusaha Mebel      :”Soalanya Saya Yakin Usaha Ini Akan Sangat Sukses.”

Pihak Bank                 :”Mungkin Jika Tambah Sedikit Bisa.”

Pengusaha Mebel      :”Jika Rp 250.000.000 Gimana, Pak?.”

Pihak Bank                 :”Maaf Pak Kami Maksimal Hanya Rp 150.000.000 Saja.”

Pengusaha Mebel      :”Silahkan Pak,Tunggu Sebentar.”(Pengusaha Menunggu Beberapa Menit.)

Pihak Bank                 :”Ini Pak Uangnya Sebesar Rp 150.000.000dengan Bunga 5% Silahkan Dihitung.”

Pengusaha Mebel      :”Iya Pak.”(Pengusaha Sambil Menghitung Uangnya)

Pengusaha Mebel      : “Selamat Pagi Pak Terimakasih. ”

Pihak Bank                 :”Selamat Pagi Juga Pak.”

 

Oleh : Miftahul Farhat Abas

X Mia

 

TEKS NEGOISASI

MEMINJAM UANG DI BANK

Pegawai bank: “Selamat pagi pak.”

 

Nasabah: “Pagi mba”

 

Pegawai bank: “Ada yang bisa saya bantu?”

 

Nasabah: “Saya ingin mengajukan pinjaman uang untuk kebutuhan usaha. Apakah bisa?”

 

Pegawai bank: “Bisa, pak.”

 

Pegawai bank: “Di bank kami ada dua jenis peminjaman uang.”

 

Nasabah: “Dua - duanya sama - sama bagus, mba?”

 

Pegawai bank: “Iya, pak, sama - sama bagus. Kalau yang A uang yang dapat dipinjam sebesar 5 juta. Sedangkan yang B, uang yang dapat dipinjam 10 juta.”

 

Nasabah: “Kalau yang A, syarat - syarat yang dibutuhkan apa saja?”

 

Pegawai bank: “Hanya BPKB kendaraan bermotor saja dan bunganya sebesar 2,5%.”

 

Nasabah: “Untuk jaminannya, apakah bisa selain BPKB kendaraan bermotor?

 

Pegawai bank:”Belum bisa, pak.”

 

Nasabah: “Batas waktu cicilannya berapa bulan?”

 

Pegawai bank: “Untuk batas cicilannya selama 5 bulan.”

 

Nasabah: “Terima kasih atas informasinya, mba. Mungkin lain waktu saya baru bisa

meminjam uang.”

 

Pegawai bank: “Apa bapak sudah benar-benar yakin?”

 

Nasabah: “Saya sudah yakin, mba.”

 

Pegawai bank: “Terima kasih atas kehadirannya, pak. Sampai jumpa kembali.”

 

Nasabah: “Baik, mba. Sekali lagi saya terima kasih.”

 

Oleh : Rangga Kurnia

 

TEKS NEGOISASI

“Pelaksanaan ujian”

 

Guru: "Anak-anak, minggu depan akan dilaksanakan ulangan harian tentang macam macam                             jamur.”

Siswa: "Jangan minggu depan Pak. Tugas sudah banyak dan belum selesai, ditambah tugas dari mapel lain."

Guru: "Jadi kalian keberatan jika ulangan hariannya dilaksanakan minggu depan?"


Siswa: "Iya, Pak."


Guru: "Kalau begitu kapan kalian siap untuk ulangan harian?"


Siswa: "Minggu depannya lagi saja Pak."

Guru: "Baiklah. Tapi, karena materi tentang macam macam jamur sudah selesai, apa kalian punya usul apa yang akan kita lakukan minggu depan?"


Siswa: "Minggu depan kita praktek saja pak untuk menganalisis macam macam jamur supaya lebih paham. Gimana, Pak?"

Guru: "Wah, Ide bagus itu, Bapak setuju."

 

Oleh : David


 

Contoh teks negoisasi jual beli

 

Penjual: "Permisi, ada yang bisa saya bantu, Pak?”

Pembeli: "Iya, ada, Mbak.”

Penjual: "Kalau boleh tahu mau beli apa, Pak?”

Pembeli: "Saya mau membeli sepatu futsal ukuran 41, Mbak.”

Penjual: "Ini adanya yang ukuran 41,5 Pak, yang 41 kosong.”

Pembeli: "Ya udah yang 41,5, kalau boleh tahu harganya berapa ya, Mbak?"

Penjual: "Rp100 ribu, Pak."

Pembeli: “Tidak boleh kurang apa Mbak? Di lantai satu harganya Rp85 ribu lho, Mbak?"

Penjual: "Di lantai bawah harganya engga bisa ditawar, Pak? Tapi, kalau di sini boleh kurang."

Pembeli: "Harganya Rp85 ribu, bagaimana Mbak?"

Penjual: "Wah.., kalau itu belum boleh, Pak. Naik sedikit, Pak?"

Pembeli : "Paling Rp90 ribu, bagaimana Mbak?"

Penjual: "Ya sudah ok, Pak."

Penjual: "Apa mau dikardusi sekalian agar terlihat bagus dan baru (sambil tersenyum)."

Pembeli: "Terserah Mbak (sambil menyerahkan uang Rp9 ribu)."

Pembeli: "Terima kasih, Mbak."

Penjual: "Sama-sama, Pak."

 

Oleh : Deva


 

TEKS NEGOISASI

NEGOSIASI TENTANG PENGUSAHA DENGAN BANK MITRA

 

Pengusaha : Terima kasih atas kesempatannya bersedia untuk bertemu dengan saya dan berdialog mengenai rencana pendanaan kredit dari bank terhadap usaha saya

Bank Mitra Abadi : Terima kasih juga pak sudah memilih bank kami sebagai mitra,ada yang bisa saya bantu pak?

Pengusaha : Saya membutuhkan pendanaan utuk pengembangan usaha saya, saya baru saja melakukan investasi pembelian mesin kayu seharga 600 juta, sejauh ini saya memiliki dana 400 juta dari simpanan saya kurangnya saya harap dapat dibantu oleh bank anda.

Bank Mitra Abadi : Berapa lama jangka waktu yang anda inginkan pak?

Pengusaha : saya mampu membayar kredit hingga 11 Tahun dengan bunga 10% petahun, bagaimana?

Bank Mitra Abadi: Untuk 11 tahun kami hanya bisa memberikan bapak dana 150 juta namun apabila bapak bersedia meminjam selama 16 tahun dengan bunga 10% pertahun maka kami akan memberikan 200 juta.

Pengusaha : Hmm... itu tidak meguntungkan bagi saya pak baiklah saya akan mengambil 150 juta selama 11 tahun dengan bunga 10% pertahun dengan ketentuan yang tadi anda sampaikan.

Bank Mitra Jaya : Terima kasih pak sudah bersedia meminjam dan dari bank kami

 

 

Oleh : Irsan M.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


 

 

 

                                                                                                                                   

                                                                       

                                                                                                                       

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keterampilan Membaca Kelas XI, Oleh : Tareza Amalia

Keterampilan Membaca Kelas XI, Oleh : Firyal

Keterampilan Membaca Kelas XI, Oleh : Miftahul Farhad Abbas